Rabu, 14 Juli 2021

Penantianku P 1 : Lembaran Baru

        Pagi ini aku dibangunkan oleh mamaku untuk sholat subuh. Seperti pagi biasanya, aku menjalani aktivitasku seperti sholat subuh, tadarus al quran, dan membatu pekerjaan rumah. Didapur, mama sedang meyiapkan sarapan pagi untukku, bapak, dan kedua adikku. Oh iya, by the way hari ini hari pertamaku di sekolah SMA,kali pertama aku akan mengenakan seragam putih abu.

        Aku senang sekali bisa bertemu teman baru, lingkungan baru dan suasana baru. Seperti ritual biasa murid baru, hari pertama masuk sekolah aku menjalani masa orientasi siswa baru. Saat itu aku dikerjai oleh beberapa senior OSIS untuk melakukan banyak hal aneh seperti makan mie goreng dengan menutup kedua mataku menggunakan kain hitam, makan permen gagang bergantian dengan temanku satu per satu, meminta tanda tangan senior OSIS dlsb.

        Masa orientasiku berlangsung selama 3 hari. Hari-hari berlalu, dan aku mulai mengenal satu per satu teman sekolahku terutama teman sekelasku. Kami berteman baik satu sama lain.

Selasa, 07 Maret 2017

Pengalaman Tinggal di Saudi

Berikut adalah tulisan tentang pengalaman saya tinggal di Saudi Arabia, beberapa hal yang membuat saya jadi tahu islam yang sunnah. Tentunya ini hanya pengalaman pribadi dan sangat mungkin subjective, dan ini hanyalah sebagian kecil contoh saja. Jangan terlalu digeneralisai dan diperdebatkan.

_Assalamu Alaikum warohmatullohi Wabarokatuh._

Tulisan ini saya buat bukan karena euforia kedatangan Raja Salman ke Indonesia, tapi mungkin sebagai renungan dan pengingat untuk saya, sebenarnya islam seperti apakah yang rahmatan lil Alamin itu..

Saya hanya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya selama hidup di KSA (Kingdom Saudi Arabia) kurun waktu 2008 - 2012. Semoga menjadi bahan pencerahan buat yang membacanya, seperti apakah sebenarnya KSA itu.

Sebenarnya sama sekali tidak ada pikiran atau niatan saya, untuk tinggal di KSA, sampai pada suatu saat saya mendapat tawaran kerja di Jeddah, KSA, sebagai seorang IT Manager di sebuah perusahaan FCMG, cukup besar dan memiliki banyak kantor cabang di KSA. Waktu itu perasaaan saya biasa2 aja, seperti seorang yang mendapat pekerjaan di LN, gaji gede, bebas pajak, dll. Hanya untuk perbaikan kehidupan, itu saja. Tidak lebih.

Saya sendiri bukanlah seorang yang sangat agamis, malah lebih cenderung moderat. Waktu itu saya tidak tau apa itu Wahabi, apa itu Sunnah, Syiah.. saya bener2 buta soal itu, karena selama bekerja di Indonesia tidak ada pikiran tentang itu, yang saya tau, sebagai muslim, ya sholat, puasa, zakat, haji..pengajian, zikr akbar dsb.

Dalam segala kebutaan soal-soal islami itu, saya berangkat ke KSA untuk bekerja, saya berangkat terlebih dahulu, keluarga menyusul setelah saya merasa settle di sana.

Selama tinggal di KSA, saya mulai merasakan ada sesuatu, ada sesuatu yang saya sendiri ga tau itu apa, yang kadang membuat saya terheran2, terpana, merenung tentang kehidupan Islami orang2 arab saudi ini.., untuk lebih singkatnya saya akan buat menjadi beberapa point, di mana setiap point itu yang membuat saya berusaha menjadi seorang yang menjalankan sunnah. Walaupun prosesnya tidak serta merta, tetapi melalui pemahaman yang panjang, hidayah yang turun naik, saya menganalisa dari point2 pengalaman saya dihubungkan dengan dalil dalil sunnah yang baru saya pelajari dikemudian hari.

Semoga cerita menjadi petunjuk untuk yang mengerti, seperti inilah kalau mau jadi kaya, baik dalam lingkup individu dan lingkup negara. Negara tandus yang diberkahi Allah Subhana Wata Ala, sudah sukup menjadi contoh dan bukti kebenaran akan janji Allah.

*1. Orang Arab bodoh2 dan malas*

Stigma ini sudah saya dengar sejak lama, itu juga yang jadi pegangan saya waktu berangkat, makanya kenapa banyak tenaga kerja asing, karena mereka malas2.. katanya, geblek, ngeyel, susah dll.... sampai saya melihat sendiri betapa santai dan malas nya mereka, jam 9 masuk kerja, jam 10 sudah keluar kantor, ngopi2 dulu, kerjaan bisa berhari hari selesai, dan lain lain.

Tapi..
Yang saya heran didalam kemalasan dan santai nya hidup mereka, tapi saat Dhuha dan adzan sholat berkumandang, mereka bergegas untuk pergi ke Masjid, tidak ada kompromi, walaupan sedang rapat/meeting, mengerjakan sesuatu, pokoknya tidak ada tawar menawar, saat waktu sholat, orang2 arab sudah menghilang, hanya 1 -2 pekerja yang tinggal di kantor dan kebanyakan mereka bukan orang Arab, seperti India, Pakistan, Philipine..

Dari renungan saya, ternyata..

Al Qur’an surat At-Thalaaq: 2-3: “…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada diduga-duga…”

Pekerjaan bukanlah sesuatu yang utama buat mereka, mereka sangat meyakini sekali rezeki itu dari Allah, kadang bekerja itu buat mereka hanyalah sesuatu yang dilakukan untuk menunggu waktu sholat, sangat kental sekali bagaimana mereka itu benar2 mengutamakan sholat.

Kenapa Arab Saudi, negeri gurun tandus, kering, tetapi penduduknya kaya2 semua? Hidup mereka sangat terjamin, walaupun mereka tidak memiliki skill yang tinggi, pekerjaan yang biasa2 saja, tapi tetap saja hidup mereka lebih baik. Bicara soal kekayaan Alam, seperti minyak bumi, Negri (indonesia) kita juga ada minyak, ada emas, ada batubara, ada hutan, ada kayu, ada hujan, ada pertanian, tetapi kenapa orang2 arab saudi ini tetap lebih kaya, hidup lebih santai, dari mana mereka dapat uang? Aneh kan?
bandingkan dengan kita di Indonesia, semua orang bekerja keras untuk bisa mendapatkan uang, berangkat kerja pagi2 buta, malah ada yang baru azan subuh sudah berangkat, semata2 hanya untuk mengejar rezeki.

Orang2 arab ini, tidak harus berangkat kerja subuh, subuh waktunya sholat, jadi kadang mereka tertawa kalo saya cerita di jakarta, banyak orang yang sudah jalan kerja lepas subuh...

Di sini saya semakin penasaran, apa sih sebenarnya rahasia hidup mereka?

Di balik santai nya mereka, yang kita sebut malas, ternyata mereka adalah orang2 bertaqwa, pemerintahnya juga pemerintah yang bertaqwa, mejalankan hukum2 syariah, bayangkan orang yang bertqwa saja akan mendapatkan rezeki yang tak terduga, bagaimana kalau pemerintahan yang bertaqwa? rezeki bangsa lebih banyak dan tak terduga, siapa yang menduga, Arab Saudi bisa punya banyak minyak? yang menemukan minyak juga orang Amerika di sana, bukan arab, yang susah payah cari minyak itu orang2 kafir, si Muslim bertaqwa ini hanya menikmati hasil nya..., hebat bukan? saya rasa ini janji Allah sesuai surat di atas,

Nah, kalo ada minyak pasti ada uang, uang yang sangat banyak, uang nya untuk siapa? ya untuk penguasa Arab ya? Tapi alhamdulillah, karena penguasa Arab ini (Keluarga Saud) adalah orang2 yang sangat menghormati Ulama, pengelolaan uang di atur sesuai hukum syariah, ada Zakat, tidak ada pajak, ada tunjangan untuk rakyat miskin, pembangunan Masjid Haram, dan semakin mudahlah rakyat mereka mendapatkan uang. Dari uang ini juga, ummat islam memiliki tempat ibadah suci yang paling moderen di dunia, bandingkan dengan tempat suci agama2 lain..

Arab saudi sangat melindungi warga aslinya, gaji pegawai negri, minimal 8000 riyal untuk tingkatan paling rendah, gaji standard guru biasa, bisa 2x nya, saya pernah tanya petugas telkom yang benerin kabel di depan apartemen saya, orang Saudi, saya tanya gajinya..,dia bilang gaji saya kecil, cuma 8000 riyal..., weleh..., untuk seorang pengangguran warga Saudi Asli, akan mendapat tunjangan 3000-4000 riyal tergantung kondisi mereka, punya anak atau tidak. Asal tau saja satndard gaji pembantu indonesia, itu 800 riyal (sebenarnya 1500, tapi dipotong asuransi dll) .., jadi bisa bayangkan tidak, seorang pengangguran di saudi bisa dan mampu membayar pembantu.

Kembali ke masalah kerja, saya merasa ada yang salah dengan kehidupan kita, berangkat pagi2 subuh tapi rezeki ko cuma segitu2 aja.., kenapa?

https://archive.org/details/SatanicFinance

Saya membaca buku Satanic Finance, Tulisan A Riawan Amin, mantan direktur bank Muammalat, mungkin bisa membuka pikiran kita, dari buku ini saya baru menyadari "Riba/interest/Bunga" akan mengakibatkan "orang2 akan bekerja lebih keras, lebih giat, karena mereka harus mendapatkan uang lebih untuk membayar bunga hutang-hutang mereka".
Bisa kita bayangkan, di Indonesa, Suami kerja, Istri kerja, berangkat pagi2, bermacet macet dimotor, berjejal jejal di KRL dan Busway, untuk apa? hanya untuk mendapatkan uang untuk membayar cicilan rumah, cicilan mobil, asuransi, kartu kredit, dan hutang-hutang lainnya. Bertahun2 mereka melakukan itu supaya lunas, tapi apakah seperti itu tujuan hidup kita, setelah hutang lunas, kita terkena sakit, tua dan akhirnya di wariskan, syukur kalo sudah lunas, kalo belum, kasihan anak2 kita...
Itulah jahatnya riba, saya baru mengerti kenapa Allah sangat mengharamkan riba, dosa besar.

Di Arab Saudi, praktik Riba sangat dilarang, baik di bank2 maupun di tempat lain, mereka memang menawarkan juga kredit2 untuk rumah dan lain2, tapi tetap dalam koridor syariah yang murni. Saya pernah mendengar berita ada sebuah bank Asing, ketahuan melakukan praktik riba, oleh pemerintah Saudi bank tersebut ditutup selama 2 bulan, untuk dilakukan audit dan pemeriksaan, dan mereka memberikan denda sebagi sanksi. begitulah cara Pemerintah Saudi melindungi rakyatnya agar tetap Syarii.

Di Indonesia? ga usah warganya, pemerintahnya saja sudah banyak hutang dan ribanya harus di bayar bertahun tahun.., gimana mau jadi thoyibatun marobun gofur..?


*2. Surga di telapak Kaki ibu.*

Orang Arab itu bodoh..., itu stigma yang saya dapat sebelumnya, point ini juga yang membuat saya terbuka hati dan iman saya mengenal rahasia hidup sunnah. Sebagai seorang manajer, saya tentunya mempunyai beberapa orang staff, ada orang Yaman, Ada India, ada Arab. Tentunya yang saya ceritakan adalah staf yang orang Arab ini, masih muda, tinggal bersama orang tua nya. Suatu hari dia tidak masuk, tanpa kabar yang jelas, padahal saya perlu dia. Kemudian saya telpon dia untuk menanyakan kenapa dia tidak masuk hari ini. Dia bilang badan nya agak kurang sehat, tapi di menjelaskan walaupun kurang sehat sebenarnya masih kuat untuk ke kantor. So saya bilang kenapa ga ke kantor saja?, saya perlu kamu. Agak kesal juga saya mendengarnya (dasar Arab males..). Dengan sangat sopan tapi yakin dia menjawab, tidak di izinkan oleh "ibunya". WOW.. makin kesel saya, agak sedikit mengancam saya memaksa dia untuk masuk.., Dan ini jawaban anak Arab itu yang membuat saya terpana... " Malis Mudir" (Maaf Boss), saya lebih baik dipecat sama anda, daripada saya melawan keinginan ibu saya, beliau memaksa saya untuk istirahat dan tidak berangkat, buat apa kerja kalau tidak didoakan ibu saya... PLAK.. serasa ditampar muka saya.  Ummi is everything, ummi is the boss.. Hanya orang yang beriman tinggi yang meyakini sunnah dan hukum Allah yang berani bicara seperti ini, dia masih jauh lebih muda dari saya. Allahu akbar, saya jadi ingat sama ibu saya, kalau kita di Indonesa, permintaan ibu seperti itu tidak akan kita anggap, malah kita akan memarahi ibu kita, atau protes atau menentang nya, "Kalo ibu larang, saya pasti dipecat dong bu..." atau semacam nya... , Masya Allah.

Anak muda Arab ini sangat yakin, bahwa ibunya lah, doa ibunya lah yang akan bisa menyelamatkan dia, bukan si Boss dikantor.
Kadang dari sudut pandang orang sekuler, menuruti keinginan ibu yang ga jelas itu, adalah suatu kebodohan, ya kebodohan, spt bayangan saya terhadap anak Arab itu, bego banget sih?. Setelah sekian tahun saya menyadari, ternyata kebodohan yang fatal sebenarnya adalah melawan dan menyakiti ibu.
Banyak anak2 zaman sekarang yang hidupnya hancur, berantakan, karena melawan dan menyakiti ibunya, atau ibunya tidak mampu mendoakan anak2 nya, karena buta agama.

Di Arab, saya bisa melihat begitu besar bakti anak kepada ibunya, pada saat umroh, saya pernah melihat seorang laki2 yang mendorong ibunya dengan kursi roda melawan arus jalan orang yang ramai, laki2 itu di marahi oleh orang2 yang lewat, tapi dia tetap tidak peduli, dia hanya ingin menuruti keinginan ibunya untuk didorong ke arah yang berlawanan. Demi seorang ibu dia ikhlas dimarahi orang2, yang penting keinginan ibunya terpenuhi... Masya Allah.

*3. Kotak Amal..?*

Di Indonesia, kalo kita sholat jum'at, atau ada majelis dll, pasti didedarkan sebuah kotak, kotak yang ada lubang nya seperti celengan, itulah kotak amal. Pertama kali saya jumatan di sebuah mesjid di Jeddah, saya juga berpikir akan mengalami hal yang sama, saya sudah menyiapkan beberapa lembar uang riyal untuk saya masukkan nantinya kekotak amal. Setelah sholat jumat, saya baru sadar ternyata tidak ada kotak amal, padahal saya sudah niat sedekah. Saya clingak clinguk mencari kotak, tapi sama sekali tidak ada. Alhasil, saya bertanya kepada seorang jemaah Arab, saya mau sedekah ke mesjid, dia sambil tersenyum menjelaskan, ga perlu, masjid2 di sini sudah ditanggung operasionalnya oleh orang2 kaya arab, mereka tidak perlu lagi meminta uang ke jemaah. Kalaupun ada malah masjid yang memberi uang kepada jemaah yang membutuhkan, jadi mesjid di sana biasanya menjadi tempat mengadu dan tempat memohoh bantuan. Dan menurut mereka, untuk ukuran pekerja asing spt kita, kita tidak diwajibkan bayar zakat, malah harusnya diberi infaq dan sedekah. Bayangkan, kita ini orang2 asing yang harus diberi sedekah, karena yang "berhak" memberi sedekah dan zakat adalah orang Arab si tuan rumah.
WOW..

Ulama-ulama pun, kehidupannya dijamin oleh pemerintah, tidak harus menerima dari jemaah, jadi tugas mereka penuh hanya untuk mendidik rakyat dan ummat untuk menjadi muslim yang sunnah dan syarii..

*4. Alhamdulillah ke banjiran..dan kecopetan.*

Orang Arab yang Aneh.. mungkin kita berpikir seperti itu.

Salah satu ke-Ihsanan yang tinggi adalah menyikapi musibah dengan bersyukur (ini saya dapat dari salah satu Ustadz Sunnah di Jakarta baru2 ini).
Saya benar2 mengalami hal di atas saat dulu waktu di Arab, dan belum menyadari ilmu ini.
Saat itu saya ingat banjir besar di Jeddah, tahun 2011 awal, beberapa rumah dan apartement terendam banjir, mobil2 terbawa arus, buat mereka ini sesuatu yang luar biasa.
Salah satu orang Arab kenalan saya, rumahnya juga hancur terendam banjir, sebagai teman saya ingin menyampaikan keprihatinan saya. Yang saya heran dia hanya mengucapkan 'Alhamdulillah, Alhamdulillah', berulang ulang. Waktu saya berpikir apa mungkin dia menjadi stress ya?.. aneh juga ...

Kejadian ke dua, saat istri saya mengalami musibah kecopetan.
Karena yang hilang adalah surat2 penting, seperti ID-Card maka kami harus melaporkan ke Polisi.
Setelah membuat laporan dihadapan Kepala Polisi tersebut hanya mengatakan, 'Alhamdulillah, Alhamdulillah'. Saya masih belum mengerti apa maksudnya, istri saya juga, dia menjadi kesal karena kita mendapat musibah ko dia malah bilang Alhamdulillah...

Ya begitulah, cara2 islami orang Arab dalam mensikapi musibah. Mereka selalu menunjukan dengan rasa syukur bukan minta dikasihani dan berlarut larut dalam kesedihan.

*5. Doa untuk jenazah.*

Beberapa kali saya mendatangi kerabat yng meninggal di Arab, pernah orang indonesia, pernah juga orang Arab. Jarang sekali saya dapati, ada jenazah disemayamkan di rumah, prosesi pemandian, pengkafanan tidak dilakukan dirumah/ apartemen. Tapi ditempat khusus. kemudian langsung di bawa ke masjid untuk di sholatkan, lalu dimakamkan. Untuk beberapa orang Arab yg khusus, ada yang sengaja dibawa ke Masjidil Haram untuk disholatkan di sana. Kebetulan ada orang tua pemilik perusahaan tempat saya bekerja meninggal dan kami turut pergi ke Mekkah untuk mensholatkan orang tua beliau di Masjidil Haram. Pada waktu sholat, ternyata ada beberapa jenazah lain yang akan disholatkan juga didepan ka'bah. Yang menarik pada waktu jenazah akau diletakkan di depan Ka'bah, ratusan jemaah berebutan untuk mengusung jenazah2 tersebut, kita tidak mengenal siapa mereka, dan merekapun tidak mengenal siapa jenazah yang mereka usung. Saya merasa agak aneh, saya pikir mereka bagian dari keluarga, ternyata tidak. Mereka berebutan satu sama lain untuk memegang tandu jenazah untuk dibawa ke depan Ka'bah. Setelah saya tanyakan kenapa seperti itu, teman saya menjelaskan, pahala mengusung jenazah itu sangat besar apalagi kalau jenazah orang mulia dan ini kita berada di Masjid Haram, pahala nya akan dilipatkan lebih besar lagi. (ini yang tidak ada di indonesia, kalau perlu kita bayar orang untuk mengusung jenazah keluarga kita, soalnya berat)
Satu hal lagi yang menarik pada prosesi pemakaman, setelah jenazah dikuburkan, jemaah diperkenankan berdoa, tetapi mereka menekankan dengan tegas, berdoa menghadap kiblat, tidak menghadap ke kuburan.
jadi semua orang yang ada dikuburkan, berdiri ditempat masing2, berdoa menghadap kiblat, tidak seperti di Indonesia, kita berdoa disekeliling kuburan mayit. Mereka sangat mengingatkan hal ini, terkait dengan kemungkinan ada nya unsur syirik, kalau berdoa menghadap kuburan. Subhanallah..

*6. Kesetaraan jender, family country...*

Hak-hak perempuan sangat rendah di Saudi Arabia, itu yang sering kita dengar. Termasuk pemahaman saya juga saat itu, karena di Saudi, wanita tidak boleh menyetir, tidak boleh ke kuburan, dan lain-lain.
Hal itulah yang dibesar-besarkan oleh media barat dan pembela HAM.
Padahal kalau mau dipahami lebih dalam, kenapa mereka memperlakukan seperti itu? Karena perempuan adalah mahluk "Mulia", yang harus dilindungi, dilayani, didahulukan, dihormati. Sebagaiman perempuan sebenarnya. Mereka tidak perlu bekerja mencari nafkah (Janda2 disantuni pemerintah), tidak perlu antri, kalau ada perempuan mereka didulukan, yang laki2 harus ngalah.

=Beberapa pengalaman terkait masalah ini:

1. Pintu Mall yang utama hanya boleh dimasuki oleh perempuan dan keluarga, untuk single laki2 tidak boleh lewat pintu utama, harus lewat pintu samping yang jauuh.

2. Dalam urusan antri, golongan yang paling sial adalah para lelaki, mereka harus mengalah dan mundur kebelakang kalo ada perempuan, dalam beberapa situasi biasanya ada antrian khusus perempuan, dan biasanya mereka dilayani lebih cepat di bandingkan antrian laki-laki. Makanya kalo di Macdonald, Al baik, saya biasanya ajak istri saya, biar dia saja yang antri....

3. Dalam situasi apapun, perempuan selalu dibenarkan, walaupun mungkin membuat kesalahan, kalau ada masalah atau apapun, yang akan diminta tanggung jawab adalah laki-laki. Saya pernah melihat, seorang perempuan menyebrang sembarangan dan mendadak, menyebabkan mobil yang lewat menginjak rem sekuat2 nya, sehingga hampir terjadi kecelakaan, tetap polisi tidak akan menyalahkan perempuan.

4. Perempuan dan keluarga adalah segalanya. Kalau kita bepergian, kalo di indonesia, perempuan dan lelaki dalam satu mobil tidak akan menjadi masalah, beda di Saudi Arabia. Kalian akan dituduh zina, kecuali bisa membuktikan anda suami istri. Beda ceritanya kalo anda berdua dimobil dan didalamnya ada anak2, berarti anda adalah keluarga, untuk keluarga siapapun tidak bisa/berani menganggu, baik polisi, keamanan, keluarga selalu diutamakan. Mereka didahulukan di mana saja, di restoran ada tempat untuk Family/Women dan Man (mereka dipisah antara Bujangan, family/women). Buat yang masih bujangan, harus siap mental untuk dikebelangkangkan, dipinggirkan, dan dicurigai. Makanya cepat nikah..

*7. Tingkat keamanan yang tinggi.*

Saudi Arabia, walaupun terdapat jutaan pekerja Asing, dari tukang sampah sampai direktur. Pemerintah nya sangat melindungi dan mendahulukan rakyat nya daripada kita para pendatang ini.
Dalam beberapa urusan administrasi kependudukan, antrian akan selalu dibedakan antara orang asing dan warga negara Arab dan antrian penduduk Arab asli akan didahulukan. (Beda dengan indonesia, china2 dan bule kaya diduluin, pribumi ngalah).
Belum lagi mengenai ktp untuk orang Asing (Iqomah), Saudi Arabia memiliki system online yang canggih untuk membuat orang asing tidak berkutik dan macam2, karena data iqomah kita langsung online ke data biometrik di imigrasi(Sidik Jari, kornea mata) dan apabila kita bikin SIM, data akan terhubung langsung.

Saya ada contoh, teman saya orang India, dia pernah melakukan pelanggaran lalu lintas dan kena tilang, tapi tilangnya dia tidak bayar2. Pada saat dia ingin cuti pulang ke negaranya, di imigrasi tidak dikasih keluar, dia harus bayar denda 2000 riyal, karena data tilang nya muncul di imigrasi. Itu baru data pelanggaran lalu-lintas, lalu bagaimana dengan data pelanggaran hukum lainnya, spt berkelahi, mencuri, dll.. pasti tercatat secara online. Kalau sudah berat, biasanya orang asing sudah tidak bisa masuk lagi ke Saudi, dan data orang ini juga bisa dicek di seluruh negara2 teluk, karena sistem informasi mereka saling terhubung. Walaupun mengganti nama di passport, tetap bisa dilacak dari sidik jarinya.

Contoh berikutnya adalah saya sendiri, waktu proses pembuatan SIM mobil di Saudi Arabia, setelah mengikut testing, pada waktu pembuatan SIM tidak ada proses foto, jadi saya berpikir di SIM itu tidak ada fotonya. Setelah SIM nya jadi, saya liat ada foto saya, saya heran kapan saya fotonya?..setelah saya amati dengan seksama, foto itu adalah foto saya waktu masuk pertama kali ke Arab Saudi, foto itu dibuat di imigrasi, jadi saya berkesimpulan data imgrasi saya langsung terhubung ke data SIM saya.

Bandingkan dengan indonesia, orang asing bisa bebas melakukan apasaja, menipu, mabok, buka warung, jualan narkoba, tanpa ada catatan di imigrasi, mereka bisa bebas kabur begitu saja, dan masuk lagi tanpa hambatan, apalagi sekarang banyak juga yang bisa bikin ktp palsu....

=Tidak ada gading yang retak.
Sebaik2nya sesuatu pasti ada kurangnya juga, di sana juga ada Abu Lahab dan Abu jahal, disamping ada orang2 baik hati. Ada polisi korup, ada tukang tipu, samalah dengan Indonesia atau negara lainnya. Jadi saya anggap, kalau suatu kejelekan atau aib itu bisa terjadi dimana saja.
Cerita ini saya tulis bukan untuk menjadi ajang perdebatan, tetapi saya berharap menjadi sumber inspirasi betapa negara yang berdasarkan Syariat Islam murni adalah tempat terbaik sesuai janji Allah. Tentunya tidak lepas dari keterbatasan ilmu dan wawasan, semua ini murni pengalaman pribadi dan tidak untuk merendahkan atau menjelek2an siapapun.
Saya mohon maaf sebesar2 nya kalau ada kesalahan kata2.

_Wassalamualaikum Warohmatulloh Wabarokatuh_

*Ridwan*

_Proses hidayah menjadi sunah tidak sebentar._

Sabtu, 04 Maret 2017

Bahaya Zina

"WASPADA ZINA"

Rosululloh saw dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu: “Telah ditulis bagi setiap Bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia akan melakukannya, kedua mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lidah(lisan) zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, kaki zinanya adalah melangkah, sementara kalbu berkeinginan dan berangan-angan, maka kemaluan lah yang membenarkan atau mendustakan.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰٓى اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً   ؕ  وَسَآءَ سَبِيْلًا

dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Israa: 32)

*ZINA MATA*

Rosululloh sawﷺ bersabda :
Pandangan adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Barangsiapa yang menundukan pandangan dari keelokan wanita cantik karena Alloh swt,  maka Alloh swt akan mewariskan dalam hatinya manisnya iman sampai Hari Kiamat.
(HR. AHMAD).

*ZINA LISAN*

Rosululloh saw bersabda :
Seorang muslim adalah seseorang yang orang muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya.
(HR. BUKHARI).

*ZINA TANGAN*

Rosululloh saw bersabda :
"Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.
(HR. THABRANI).

*ZINA KAKI*

Menjauhi tempat-tempat haram adalah sebuah keharusan karena ia mengundang banyak bahaya, antaranya:
-Menimbulkan gejolak syahwat,
-Terjatuh kepada perbuatan melihat yang diharamkan,
-Melemahkan iman dan kehilangan kebencian terhadap maksiat, dan
-Terancam meninggal dalam keadaan su'ul khatimah.

*ZINA HATI*

Rosululloh saw bersabda :
Mata itu berzina, hati juga berzina.
Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), Zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu
(HR. AHMAD)

*ZINA TELINGA*

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ  ۖ   اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًا    ؕ  اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ    ؕ  وَاتَّقُوا اللّٰهَ    ؕ  اِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik dan bertakwalah kepada Alloh swt, sungguh Alloh Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang."
(QS. Al-Hujurat: Ayat 12).

“Barangsiapa beriman kepada Alloh swt dan hari akhir maka jangan sekali-kali dia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa disertai mahramnya, karena setan akan menyertai keduanya.” (HR. Ahmad)

Jumat, 03 Maret 2017

Inspirasi Teh

🍃🍂 _Serial Motivasi_ 🍂🍃


💦::: *INSPIRASI TEH* :::
-. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -. -.

Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyaknya permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.
Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air.
Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan ‘Air Panas Mendidih’ itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua ia masukkan TELUR dan di gelas ketiga ia masukkan TEH.

Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi dan hasilnya:
• WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK,
• TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,
• TEH menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan:
“Nak….. MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH.
Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti TEH.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu,
sementara TEH malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

”Setiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga.
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja.
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Allah seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang:


• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri.
• Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Tuhannya…

• Ada juga yang justru semakin harum (seperti teh), menjadi semakin kuat dan percaya pada-NYA.


Ada kalanya Allah sengaja menunda pertolonganNya...

Apa tujuannya?
Agar kita belajar percaya dan setia...
Sesungguhnya Allah bersama hamba-Nya yang bertakwa...


Allahu A'lam


📚The post Inspirasi “Teh” appeared first on Pusat Konsultasi Islam.

📑Ust. Miftahuddin

Pembina Karimah (Komunitas Rindu Menikah) & KIPRAH (Kuliah Pra Nikah) Online


📡Distributed :

Group WA Karimah

(Komunitas Rindu Menikah)

Bersama, memperbaiki diri meraih ridha-Nya

📱Info : WA 087839494333


*Khusus akhwat (perempuan)*, silahkan klik tautan berikut ini :

https://chat.whatsapp.com/INZbzUTHfG9DUXvu8jVEVY


*Khusus ikhwan (laki-laki)*, silahkan klik tautan berikut ini :
https://chat.whatsapp.com/67TSIb5IiuTDToJUFNWiLY



_Silahkan dishare_

Masih Malas Berdoa ? Doa Iblis Pun Dikabulkan

Masih malas berdoa..? iblis saja dikabulkan doanya
📱 Kajian On-Line
👤 Dodi Abu El Jundi
📆 17 November 2016



Jangan pernah lupa untuk mengucapkan  beberapa patah kata, dikala kita sedang sibuk. Seperti :

“Ya  اللّهُ  permudahkanlah”

“Ya  اللّهُ  lancarkanlah”

Atau sekedar mengucapkan doa singkat ,

‎اللهم يسر ولا تعسر

Allahumma yassir wa laa tu’assir

“Ya  اللّهُ  permudahkanlah jangan engkau persulit”

Manusia semakin lupa berdoa tatkala, usaha yang ia lakukan selalu berhasil tanpa berdoa. Padahal ini adalah istidjraj (makar dari  اللّهُ ). Ia dibiarkan bersenang-senang padahal hakikatnya  اللّهُ  melupakannya.  اللّهُ  Ta’ala berfirman,

‎نَسُواْ اللّهَ فَنَسِيَهُمْ

“Mereka telah lupa kepada  اللّهُ , maka Allah melupakan mereka.” (At-Taubah: 67)

Padahal sudah selayaknya kita menggantungkan diri dan berdoa memohon kepada  اللّهُ , setiap saat dan bahkan pada hal yang terkesan sepele kita juga menggantungkan dan memohon kepada  اللّهُ . Dalam hadits dijelaskan bahkan sekedar tali sandal yang putus kita berdoa kepada  اللّهُ  agar dimudahkan dan digantikan dengan yang lebih baik.

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata,

‎” وفي الحديث دليل على أن الله يحب أن يسأله العباد جميع مصالح دينهم ودنياهم من الطعام والشراب والكسوة وغير ذلك ، كما يسألونه الهداية والمغفرة ، وفي الحديث : ( ليسأل أحدكم ربه حاجته كلها حتى شسع نعله إذا انقطع ) ، وكان بعض السلف يسأل الله في صلاته كل حوائجه حتى ملح عجينه وعلف شاته ، وفي الإسرائيليات : أن موسى عليه الصلاة والسلام قال : يا رب ! إنه ليعرض لي الحاجة من الدنيا فأستحي أن أسألك . قال : سلني حتى ملح عجينك وعلف حمارك .

“Pada hadits terdapat dalil bahwa  اللّهُ  mencintai hamba-Nya yang meminta kepada-Nya semua mashlahat agama dan dunia berupa makanan, minuman, pakaian dan lain-lain sebagai mana mereka meminta hidayah dan ampunan. Dalam hadist, ‘hendaklah setiap kalian meminta kepada Rabbnya semua kebutuhan, sampai-sampai ketika tali sandalnya lepas’.”

dari Aisyah radhiallahu ‘anha, dia berkata,

‎كَانَ رَسُوْلُ اللهِ a يَسْتَحِبُّ الْجَوَامِعَ مِنَ الدُّعَاءِ وَيَدَعُ مَا سِوَى ذلِكَ

“Rasulullah ﷺ   menyukai doa-doa yang sederhana dan padat makna (al-Jawami) dan beliau meninggalkan doa-doa selainnya.”



Doa Iblis saja dikabulkan
-----------------------------

Dimana  اللّهُ  Ta’ala berfirman mengenai permohonan Iblis,

‎قَالَ أَنظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”

Maka  اللّهُ  menjawab,

‎قَالَ إِنَّكَ مِنَ المُنظَرِينَ

“Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.” (Al-A’raf: 14-15)

Ahli Tafsir Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

‎أجابه تعالى إلى ما سأل، لما له في ذلك من الحكمة والإرادة والمشيئة التي لا تخالف ولا تمانع

“Allah Ta’ala mengabulkan apa yang Iblis Minta karena padanya ada hikmah, keinginan dan kehendak yang tidak bisa ditolak dan diselisihi.”

Doa kita pasti dikabulkan
-----------------------------

Dimana  اللّهُ  Ta’ala berfirman,

‎وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (Al Mukmin: 60).

Orang yang berdoa tidak pernah rugi karena doanya akan ada 3 kemungkinan :
1. Dikabulkan
2. Disimpan sebagai kebaikan (jika tidak dikabulkan) untuk akhirat
3. Dijauhkan dari keburukan


Oleh karena itu  اللّهُ  malu jika hambanya berdoa kemudian kembali dengan tangan hampa. dari Nabi صلى الله عليه وسلم , beliau bersabda,

‎إن ربكم تبارك وتعالى حيي كريم يستحي من عبده إذا رفع يديه إليه أن يردهما صفرا

“Sesunguhnya Rabb kalian tabaraka wa ta’ala Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu terhadap hamba-Nya, jika hamba tersebut menengadahkan tangan kepada-Nya, lalu kedua tangan tersebut kembali dalam keadaan hampa.”

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ  , beliau bersabda,

‎لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللهِ مِنَ الدُّعَاءِ.

“Tidak ada sesuatu pun di sisi  اللّهُ  subhanahu wata’ala yang lebih mulia daripada doa.”

Tentu saja berdoa perlu memperhatikan sebab terhalang doa seperti makanan yang haram kemudian juga perhatiakn waktu dan tempat mustajabnya doa. Yang terpenting adalah keyakinan dan keimanan kita.

Nabi ﷺ  bersabda,

‎ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

“Berdoalah kepada  اللّهُ  dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa  اللّهُ  tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.”

‎والله أعلم بالصواب

TANYA JAWAB

Q : Dalam pmbahasan di atas, dijelaskan bahwa Allah tidak mbgabulkan doa dari hati yang lalai...
Maksudny hati yang lalai, sperti apa ya? Apakah menunda solat itu termsuk hati yang lalai??dan berarti doanya tidak dikabulkan?
A : Iyaa. Tapi kan sholat berkesinambungan. Jika kita bisa memperbaiki waktu waktu sholat dan selalu bertaubat, maka in sha اللّهُ doa akan dikabulkan

Q : Ustadz, kan disebutkan diatas bahwa "orang yang tidak pernah rugi karena doanya akan ada 3 kemungkinan, dst...."
Bagaimana bila dalam keadaan ini kita tidak sabar & malah jadi mengeluh?
A : Nah ini. Memaintain sabar itu memang tidak mudah. Disini dilihatlah kemampuan kita bersabar atas segala sesuatu.

Q : Kan kalau kita diem-diem mendoakan saudara kita  maka kebaikannya akan kembali kepada yang mendoakan.
Kalo mendoakan orang lain dengan harapan dapat kebaikan yang sama, niatnya itu salah ga Ustadz?
A : Nda kok. Boleh

Q : Ustadz sering banyak pengalaman dari teman-teman semakin berharap terhadap doa malah jauh tuk terkabul tapi ketika kita pasrah disitu justru allah mengabulkan apa yang kita minta,pertanyaan saya apakah allah ingin liat sejauh apa pasrah,baru allah kasih..
A : Sejauh apa kita sabar dan bukan pasrah

Kamis, 02 Maret 2017

Tidak Boleh Menyebar Kata Kata Mesra dengan Suami di Medsos

TIDAK BOLEH MENYEBAR KATA-KATA MESRA DENGAN SUAMI DI MEDSOS

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللَّهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِى إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِى إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا

“Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Muslim, no. 1437).

Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menuturkan,

"Hadits di atas menunjukkan haramnya seseorang menyebarkan perihal hubungan ranjang yang terjadi antara dirinya dengan pasangannya, rincian hubungan tersebut, atau apa yang terjadi dengan pasangannya dari kata-kata, perbuatan atau semacamnya.”

Imam Nawawi mengungkapkan di atas bahwa kata-kata dengan pasangan (alias: kata-kata mesra) tidak boleh disebar, apalagi yang bisa dibaca oleh semua orang seperti di medsos.

Sumber : https://rumaysho.com/12944-cara-hubungan-intim-yang-islami-3.html

Moga yang berkeluarga terus langgeng, terus penuh berkah, hingga SEHIDUP SESURGA.

---

Muhammad Abduh Tuasikal
RumayshoCom

Empat Masalah dan Solusinya

Assalamualaikum wr wb.
Taujih Ust. ‘Abd. 'Aziz 'Abd. Rouf Al Hafidz
       ~~~~~~~~~~~~~
       "Empat Masalah
                     &
              Solusinya"
       ~~~~~~~~~~~~~
١/ إذا ابتُليت بالشهوات فراجع حفاظك على الصلوات
1.Jika antum diuji dengan syahwat & hawa nafsu, periksalah sholat Anda.

Qs. Maryam: 59

ﻓَﺨَﻠَﻒَ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِﻫِﻢْ ﺧَﻠْﻒٌ ﺃَﺿَﺎﻋُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﻭَﺍﺗَّﺒَﻌُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ۖ ﻓَﺴَﻮْﻑَ ﻳَﻠْﻘَﻮْﻥَ ﻏَﻴًّﺎ
“Maka datang sesudah mereka suatu keturunan yg mereka telah melalaikan sholat & memperturutkan syahwat hawa nafsunya”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
٢/ إذا أحسست بالقسوة وسوء الخلق والشقاء وعدم التوفيق
فراجع علاقتك وبرك بأمك
2.Jika antum merasa keras hati, berperangai akhlak buruk, sial sengsara & tdk ada kemudahan,
periksalah hubunganmu dng ibumu & baktimu kepadanya

وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيا
“& (Dia jadikan aku) berbakti kpd ibuku, & Dia tdk menjadikan aku seorang yg sombong lagi celaka"
(QS. Maryam: 32)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
٣/ إذا شعرت بالإكتئاب والضيق والضنك في العيش
فراجع علاقتك بالقرآن
3.Jika antum merasa depresi, tertekan & kesempitan dlm hidup, periksalah interaksimu dng al-Qur'an.

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكا
”& barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (al-Qur'an- berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yg sempit" (QS. Thaha: 124)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
٤/ إذا أحسست بعدم الثبات على الحق والإضطراب
فراجع تنفيذك وفعلك لما تسمعه من المواعظ
4.Jika antum merasa kurang tegar & teguh di atas kebenaran & gangguan kegelisahan,
Maka periksalah bagaimana pelaksanaanmu thd nasehat & mauidzah yg engkau dengar.
وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُواْ مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتاً
“Sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yg diberikan kpd mereka, tentulah hal yg demikian itu lebih baik bagi mereka & lebih meneguhkan (iman mereka)” (QS. anNisa: 66)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌻•Mudah -mudahan Bermanfaat•🌻

Adab ke Masjid

*🕌 ADAB KE MASJID*


1. *DINIATKAN UNTUK MENCARI RIDHO ALLAH*
"Sesungguhnya amal itu tergantung dengan niatnya"
(HR. Bukhari)


2. *BERWUDHU DARI RUMAH, BUKAN DI MASJID*
“Siapa yang berwudhu di rumahnya kemudian berjalan menuju salah satu rumah Allah, untuk menunaikan shalat wajib…”
(HR. Muslim)


3. *BERPAKAIAN YANG INDAH DAN SOPAN*
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap (memasuki) masjid…” (QS. Al-A’raf 7:31)


4. *MENGGUNAKAN ALAS KAKI DAHULUKAN KAKI KANAN*
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang kanan, ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang lainnya”
(HR. Bukhari, Ahmad dan yang lainnya)


5. *MEMBACA DOA KETIKA KELUAR RUMAH*
“Apabila ada orang yang keluar dari rumahnya, kemudian dia membaca doa *_'Bismillaahi tawakkaltu 'alallaah, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah'_*, dikatakan kepadanya: ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi, dan kamu dilindungi’
maka setan-setan pun berteriak. Kemudian ada salah satu setan yang berkata kepada lainnya: ‘Bagaimana mungkin kalian bisa menggoda orang yang sudah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi'."
(HR. Abu Daud, Turmudzi dan dishahihkan Al-Albani)

6. *BERJALANLAH MENUJU MASJID DENGAN TENANG*
“Apabila kalian mendengar iqamah, berjalanlah menuju shalat dan kalian harus tenang, dan jangan buru-buru..."
(HR. Bukhari dan Muslim)


7. *MEMBACA DOA KETIKA MENUJU MASJID*
Diantaranya:
"Allaahummaj 'al lii nuuran fii qobrii wa nuuran fii 'adzhaamii" [Yaa Allah, jadikan cahaya untukku di kuburku… Cahaya di tulangku]
"Wa hablii nuuran 'ala nuur" [Berilah aku cahaya atas cahaya]
(Shahih, dari Hisnul Muslim, karya Dr. Said bin Wahf Al-Qanthani)


8. *SAMPAI MASJID, LEPAS ALAS KAKI DAHULUKAN KAKI KIRI*
“Apabila kalian memakai sandal, mulailah dengan kaki kanan, dan jika melepas, mulailah dengan kaki kiri”
(HR. Ibn Majah dan dishahihkan Al-Albani)


9. *MASUK MASJID DAHULUKAN KAKI KANAN*
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang kanan, ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang lainnya”
(HR. Bukhari, Ahmad dan yang lainnya)


10. *MEMBACA DOA KETIKA MASUK MASJID*
*_"Allaahummaftah lii abwaaba rahmatik"_* [Ya Allah, buka-kanlah pintu rahmatMu untukku]
(HR. Muslim)


11. *SHALAT TAHIYATUL MASJID, JIKA MEMUNGKINKAN*
“Apabila kalian masuk masjid, jangan duduk, sampai shalat dua rakaat”
(HR. Muslim)


12. *MENDEKATI SUTRAH*
Sutrah artinya segala sesuatu yang berdiri di depan orang yang sedang shalat, dapat berupa tembok, tiang, meletakkan tas, atau semacamnya untuk mencegah orang lewat di depannya.
“Jika seseorang mengerjakan shalat maka shalatlah dengan menghadap sutrah dan mendekatlah padanya”
(HR. Abu Daud)


🌐 konsultasisyariah.com

Cukupkah Mengucapkan Jazakallah ?

🎁 *CUKUPKAH MENGUCAPKAN JAZAKALLAH ?*

Ummu Adam Zakariya
(5 years ago)


▶️ Pertanyaan :

Cukupkah hanya mengucapkan "Jazakallah" saja ?

Disusun di BBG Al Ilmu Oleh Ukhti Evanita

Terdapat satu catatan penting dalam pengucapan doa ini, yaitu penghilangan kata “khairan (خيرا )“.

Contoh yang sering kita temui adalah ungkapan “jazakallah atau jazakillah“ saja, bukan “jazakallahu khairan” atau “jazakillah khairan“.

Hal yang perlu kita perhatikan, jika kita hanya mengucapkan “jazakallah”, maka kalimat doa ini masih ambigu :
*“Semoga Allah membalasmu (dengan)…...?”*

Yang menjadi pertanyaan kita adalah: membalas dengan kebaikan atau keburukan ?

Tentu saja, yang kita maksudkan adalah *“jazakallahu khairan”* *(semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan)*, bukan “jazakallahu syarran” (semoga Allah membalas Anda dengan keburukan).

Oleh karena itu, ucapkanlah *“jazakallahu khairan“* (untuk lelaki) atau *“jazakillah khairan“* (untuk perempuan) atau secara umum atau *“jazakumullah khairan“*, agar tersampaikan maksud dari doa tersebut secara sempurna.

Sumber : www.muslimah.or.id
(Dengan sedikit penambahan)

🌍 http://www.salamdakwah.com/baca-forum/cukupkah-mengucapkan-jazakallah-.html

〰️🍃🎁🍃〰️

Ngobrol pas Pengajian

```Fenomena miris saat kajian syaikh berlangsung : ada sebagian yang asyik ngobrol, sibuk membuka whatsapp, update status FB, jeprat-jepret, dan perbuatan lain yang keluar dari adab majelis ilmu.```

--------------------

Ngobrol Pas Pengajian

Pernah saya menghadiri sebuah pengajian akbar di suatu Masjid besar nan terkenal di kota Jakarta, seorang ulama sunnah dari negeri Saudi pun menjadi pematerinya. Walhamdulillah, nikmat besar bisa mengambil faidah dari seorang ulama secara langsung, mudah-mudahan majelis tersebut adalah majelis ilmu yang diberkahi, dirahmati, dilingkupi malaikat dan diturunkan sakinah kepada para hadirinnya termasuk saya.

Tapi keindahan ini sedikit terusik dengan (banyaknya) peserta pengajian yang ngobrol ketika pengajian berlangsung. Yah, mungkin karena pengajian ini pesertanya berasal dari berbagai tempat. Jadilah pengajian sebagai ajang kopdar. Dan yang lucu, yang diobrolkan itu tidak jauh dari “tadi kesini naik apa?”, “sama keluarga apa sendiri?”,“ikut rombongan apa sendirian?”, “tadi di jalan macet ngga?”, “gimana kabarnya si Fulan, lama ngga ketemu”, dan semacam itu. Ajiiib jiddan! Proses datang ke pengajian bisa jadi bahan obrolan yang sesuatu banget, tapi pengajiannya sendiri bukan sesuatu, buktinya dia malah ngobrol. Aneh bukan? Jangan-jangan niat utamanya bukan ngaji tapi kopdar.

Para sahabat Nabi ridwanullah ‘alaihim ajma’in ketika bermajlis bersama Nabi, mereka tenang dan diam sampai seakan-akan burung sedang bertengger di atas kepala mereka. Karena biasanya burung tidak akan mau bertengger di atas kepala jika ia bergerak walau sedikit. Al Barra bin ‘Adzib radhiallahu’anhu mengatakan,

خرجنا معَ رسولِ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليْهِ وسلَّمَ في جنازةٍ، فانتَهينا إلى القبرِ فجلسَ، وجلَسْنا، كأنَّ على رؤوسِنا الطَّيرَ

“Kami pernah keluar bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam untuk mengantar jenazah. Ketika sampai di pemakaman, beliau duduk, maka kami pun duduk. (Kami diam) seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung yang bertengger” (HR. Ibnu Majah 1269, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah)

Lihat bagaimana murid-murid Waki bin Al Jarrah rahimahullah (guru Imam Syafi’i),

كانوا في مجلسه كأنهم في صلاة فإن أنكر منهم شيئا انتعل ودخل

“Mereka di dalam majelisnya seakan-akan sedang shalat. Jika Waki’ ingin mengingkari apa yang dilakukan muridnya di majelis, ia pakai sandal lalu masuk (berhenti mengajar)” (Jarh Wat Ta’dil, 1/232)

Nah, bagaimana jika ulama saudi yang mengisi pengajian menerapkan praktek Imam Waki’, lalu pulang ke Saudi??

Lihat juga bagaimana seorang ulama besar, Abdurrahman bin Mahdi rahimahullah (guru Imam Ahmad bin Hambal), menyikapi orang yang tertawa di majlisnya

ضَحِكَ رَجُلٌ فِي مَجْلِسِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ ، فَقَالَ : مَنْ ضَحِكَ ؟ فَأَشَارُوا إِلَى رَجُلٍ ، فَقَالَ : تَطْلُبُ الْعِلْمَ وَأَنْتَ تَضْحَكُ ، لا حَدَّثْتُكُمْ شَهْرًا

“Suatu ketika ada seorang yang tertawa di majlis Abdurrahman bin Mahdi. Maka ia berkata: siapa itu yang tertawa? Lalu orang-orang menunjuk pada orang yang tertawa. Abdurrahman bin Mahdi berkata: ‘Engkau menuntut ilmu sambil ketawa-ketawa? Saya tidak akan bicara padamu selama sebulan'” (Al Jami’ Fi Adabi Rawi, 329)

Diceritakan oleh Hammad bin Zaid rahimahullah pengalaman beliau ketika mengaji kepada ulama besar di kalangan tabi’in, Ayyub As Sikhtiyani rahimahullah,

كنا عند أيوب السختياني فسمع لغطا، فقال: ما هذا اللغط؟ أما بلغهم أن رفع الصوت عند الحديث عن رسول الله صلى الله عليه وسلم كرفع الصوت عليه في حياته

“Suatu ketika di majlis Ayyub As Sikhtiyani terdengar keributan. Ayyub bertanya: ‘keributan apa itu? bukankah kalian tahu bahwa meninggikan suara terhadap hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam itu sebagaimana meninggikan suara terhadap beliau ketika masih hidup?'” (Al Jami’ Fi Adabi Rawi, 332)

Dan meninggikan suara terhadap Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam perkara yang sangat serius. Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari” (QS. Al Hujurat: 2)

Bisa menghapus pahala ..!

Oleh karena itu, mulai sekarang coba deh cek lagi niat kita datang ke pengajian. Ingin apa? Ingin menuntut ilmu, atau yang lain?



[Tulisan ini disadur dari tulisan Ummu Umamah Al Atsariyyah di sini]

---------------------------

https://kangaswad.wordpress.com/2013/04/19/ngobrol-pas-pengajian/

Keajaiban Kukusan Jawa

🌸🌿〰

*KEAJAIBAN KUKUSAN JAWA!!!*

```NASI DIMASAK PAKAI KUKUSAN AMAN UTK DIABETES```

*_"Ojo ngremehke wong Jowo kuno._*
_( Jangan meremehkan orang jawa kuno)_
_Ilmu dan sains mereka sangat tinggi "_

_Diantara sains tingkat tinggi kreasi asli orang Jawa adalah memasak nasi dengan kukusan._

Mengapa ?

*_Ketika nasi dimasak dengan cara demikian, maka semua toksin atau racun kimiawi akibat pestisida dan pupuk urea dimusnahkan._*

*_Sementara bambu kukusan itu bertugas sebagai antioksidan atau pembuang racun karena mengandung silica alami._*

*_Ajaibnya, meskipun kukusan itu berulang-ulang digunakan, zat silicanya malah tambah kuat._!

_"Lihatlah... !_
_Orang China dan Jepang tergila-gila dengan bambu._

*_Alat masak dimsum itu, sejatinya adalah nyontek teknologi kukusan Jawa"._*

_Nah !_
_Dengan cara itu, maka wajarlah orang jaman dulu jarang yg terkena penyakit aneh-aneh._

*_Satu khasiat diantara banyak manfaat cara masak dengan kukusan adalah, nasi tidak lagi menjadi pantangan bagi penderita diabetes._*

_Ini bukan teori tapi sudah dibuktikan oleh banyak orang._

_Termasuk orang Jawa dan keturunannya yang ada di Belanda maupun di negara Suriname._

_Mereka kalau masak masih memakai Kukusan._

_Mulane sak iki masak nganggo kukusan maneh, ben ora ditamoni penyakit terus._

_Monggo dishare semoga bermanfaat._

_*`UNTUK INDONESIA SEHAT DAN SEJAHTERA.*_

Kedatangan Raja Salman

Hati terus bertanya2 sebenarnya kenapa Allah gerakkan seorang Raja Besar Saudi Arabia datang ke Indonesia disaat2 seperti ini.? Saat bangsa ini sedang bergejolak, sedang bersuhu panas dan sedang diuji dengan berbagai tekanan2 besar terhadap umat Islam...

Tdk mungkin tanpa alasan, apalagi kedatangan Raja dg segenap jajaran dan Mega Rombongan 1500 org..?

Kalo hanya sekedar perjalanan bisnis tentu tidak perlu pengawalan seAkbar itu

Kalo hanya sekedar liburan...masih banyak tempat berlibur yg lebih indah drpd Bali...

Ini pasti keputusan BESAR yg seorang raja hanya diperjalankan.Ini pasti perjalanan Full Misi yg menjadi amanah seorang Salman.
Ini pasti kunjungan Hati sang Raja melihat Saudara se-Imannya terdzolimi
Ini pasti Safar yg didasari keMarahan Hati krn Pertalian Allah tengah meregang.Ini pasti lawatan Special Sang Raja dg Special Big Crew utk Special Event.

Ini pasti Gebrakan Moral agar semua mata Terbelalak dg segala kemewahan mengagumkan yg pernah ada dibumi.

Lalu kenapa Indonesia mendapat Kehormatan ini disaat ummat Islam tersakiti oleh ulah kejahatan pemerintahnya...?

 Ini bagai sebuah Oase dtengah Padang Pasir.
Ini bagai air limun yg dingin saat kehausan.
Ini adalah harapan dari semua Hati yg Tersayat saat Agamanya dinista....

Saat bangsa ini mabuk oleh iming2 para penjajah dg tawaran yg kasar, memberi tapi mencaci, menolong dengan merongrong, mengulurkan tangan dengan bentakan,

disaat itu Allah turunkan pertolongan sebagai perbandingan yg sangat mencolok mata.

Raja yang memberi dg sembunyi, datang dg menyayang, memperlihatkan kemewahan dan pertolongan yg sanggup mengusir mimpi buruk bersama penguasa dzolim sebelumnya.

Sungguh takjub setiap mata melihatnya, memberi tidak dengan menyakiti, tidak dengan menjajah, tidak dengan tekanan, tidak dengan menginjak, tidak dg memaki, tpi memberi dengan hati yg bersih, meringankan tanpa syarat, tanpa tipuan....

Sepertinya Allah sedang memperlihatkan kepada setiap hati, bahwa masih ada langit diatas langit.

Allah mendengar hati yg benar2 tersayat oleh penistaan sebuah mulut seorang kafir.

Semoga negri ini bisa melihat keBesaran Allah..Raja hanyalah kurirNya...yang memperlihatkan bagaimana Allah berbuat utk kita yg berjuang memohon keadilan....Maha Besar Allah...
ALLAHU AKBAR..!!!!

Tinggalkan kaum fasik dan sambutlah kasihNya melalui tangan2Nya...
----------
*copas FB Hanifa Bisyir*

Keutamaan Wanita

Keutamaan wanita

Seorang wanita bertanya melalui saluran telepon kepada Mufti Saudi Arabia dalam acara Fatawa Alal Hawa

Si wanita berkata: “Syaikh yang mulia, kenapa Islam menekankan kepada kami (wanita) untuk taat kepada suami….dan tidak menekankan suami taat kepada istri?”

Mufti: “Berapa anakmu?”

Si wanita: “3 putra”

Sang Mufti pun mengatakan: “Allah mewajibkan dirimu taat kepada satu laki-laki, dan wewajibkan 3 laki-laki untuk taat kepadamu, dan mereka tidak masuk surga kecuali dengan taat dan berbakti kepadamu. Sekarang, siapa yang lebih untung?”

Si wanita: “Alhamdulillah atas nikmat Islam”

Catatan: Dialihbahasakan dari Bahasa Arab kiriman Ustadz Imam Hidayat hafidzahullah

Dari Achmad Djunaedi

Cara Menghilangkan Formalin pada Mie, Tahu, dan Ikan

HENY BUDI UTARI, PhD.

Cara Menghilangkan Formalin pada Mie, Tahu dan Ikan*

Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang kerap dicampurkan ke makanan oleh pedagang curang. Sebagai konsumen kita pun jadi waswas, takut bila tanpa sengaja membeli makanan berformalin dan meracuni diri dan keluarga sendiri. Untungnya, ada cara untuk menghilangkan kadar formalin dari makanan.

*1. Ikan Asin*

Ikan asin yang berformalin perlu direndam selama 60 menit agar formalinnya terlepas dari ikan dan terlarut ke air rendamannya. Level formalin akan berkurang sebanyak 61.25% bila ikan asin direndam dalam air biasa. Sebaiknya, perendaman ikan asin dilakukan di air garam karena dapat menghilangkan level formalin hingga 89.5%.

*2. Tahu*

Tahu yang berformalin pun bisa dinetralkan dengan cara yang mudah. Cara terbaik adalah dengan merebusnya sampai mendidih kemudian menggorengnya. Teknik ini terbukti dapat menghilangkan hampir semua kandungan formalin di dalam tahu tersebut. Cara lain juga bisa dilakukan dengan mengukusnya atau merendamnya di air panas. Namun, kedua cara ini hanya dapat mengurangi kandungan formalinnya, bukan menghilangkannya secara total.

*3. Mie Basah*

Untuk mie basah, caranya lebih mudah lagi. Cukup rendam saja mie dalam air panas selama 30 menit. Teknik sederhana ini terbukti dapat menghilangkan kandungan formalinnya hingga 100%. Jangan lupa, cuci kembali mie dengan air biasa setelah perendaman untuk memastikan tidak ada sisa formalin yang masih menempel.

*4. Ikan Segar*

Ikan segar yang diberi formalin juga bisa dinetralkan kembali sehingga aman untuk dikonsumsi. Campurkan cuka ke dalam air hingga konsentrasinya mencapai 5%. Kemudian, rendam ikan di larutan tersebut selama 15 menit. **************************

Muhasabah Gerakan

💦 MUHASABAH GERAKAN...

Tragedi Mesir mengajarkan kita untuk peduli. Tragedi Suriah melihat kita untuk punya militansi.

Tragedi Rohingya membuat kita sadar, bahwa menjadi minoritas kemungkinan besar kita tertindas.

Setiap tragedi yang menimpa umat ini seharusnya memberi pelajaran berarti.

Dakwah harus dikawal dengan jihad.

Karena ketika dakwah berjalan sendiri, maka dia akan rawan mendapat halangan, disitulah jihad berperan.

Tragedi-tragedi ini juga menyadarkan kita bahwa setiap nyawa muslim harus dibela. Meski dengan keterbatasan yang kita punya.

Para ibu harus sadar hal ini. Sehingga menyiapkan anak-anak yang peka pada zamannya.

Agama modern melihat kekerasan tak perlu terjadi. Mereka lupa bahwa kapitalis & imperialis selalu menebar teror di dunia ini.

Para akhwat muslimah harus sadar politik. Dunia tak hanya sekedar memilih motif pakaian. Tetapi pertempuran idiologi iman.

Para pemuda harus tahu tantangan zamannya. Jangan terlalu larut pada urusan cinta. Karena nyawa muslimin dalam bahaya.

Perlu halaqah-halaqah politik, disamping halaqah ilmu dien. Memandang pertarungan dari sisi yang lebih benar.

Politik umat ini bukan hanya sekedar duduk di kursi DPR. Tetapi tahu mana haq & bathil & harus berdiri disisi mana.

Umat ini harus tahu bahwa musuh itu ada. Tiap detik berpikir soal bagaimana menghancurkan kita.

Mereka hanya akan berhenti saat kita mengikuti millah mereka. Dan bumi ini hanya akan diatur oleh aturan mereka.

Urusan umat ini lebih besar daripada hanya sekedar menjadi pemenang X Factor atau Master Chef.

Urusan umat ini lebih penting daripada sekedar mengoleksi foto penyanyi K-POP & menangisi foto mereka.

Urusan umat ini lebih penting daripada berdebat soal perbedaan pendapat harakah kita.

Mereka sepakat memusuhi kita, sedangkan kita berpecah belah dalam memerangi mereka.

Kita bersungut-sungut hanya karena takbiratul ikram yang berbeda gerakannya, sementara kristenisasi kita diam saja.

Musuh menyediakan taman bermain untuk membuat kita lupa mengasah pedang-pedang kita. Musuh menyediakan tayangan yang tak ada ending diakhirnya, agar kita sibuk berpikir tentangnya.

Musuh mengajarkan konsep cinta dunia, hingga urusan meraih pahala saja harus dihitung-hitung dengan dunia kita.

Musuh telah menebar duta-duta cantiknya, menyeru pada kemaksiatan & kita pun masuk dalam perangkapnya.

Sehingga tersemat dikepala umat ini, berjuang untuk agamanya tidak lebih mulia daripada berjuang demi alamnya.

Musuh mengajak kita tertawa, agar lupa genangan darah saudara-saudara kita. Musuh mengajak kita menikmati dunia dengan cara mereka.

Dan mereka menolak cara-cara kita. Musuh mengajak kita makan makanan mereka, dengan cara & gaya mereka.

Maka memalukan bila kita menolak pikiran & gerakan musuh, tetapi kita bangga memakan makanan mereka dengan gaya mereka.

Musuh menyajikan tayangan setiap hari untuk membuat kering airmata kita & kerasnya hati kita.

Musuh tidak akan memberi kesempatan pada kita berpikir menegakan agama. Berpikirlah terus tentang dunia.

Musuh tahu bagaimana mengadu domba. Dan kita selalu mau menjadi domba baik hati yang menuruti mereka.

Musuh tahu bagaimana membuat kita cakar-cakaran sendiri sesama saudara. Hanya karena beda sedikit saja.

Musuh tahu bagaimana menciptakan kesibukan dalam internal kita. Agar kita tidak sempat berpikir melawan mereka.

[Ust. Burhan Shadiq]

Sikap yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun


@ Ummu Widia ~🌸
Berikut penjelasan u semua jenis ulang tahun. Semoga bisa dipahami dan diamalkan. Wallahu a'lam

🍃🎂 *Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun*

Ada hari yang dirasa spesial bagi kebanyakan orang. Hari yang mengajak untuk melempar jauh ingatan ke belakang, ketika saat ia dilahirkan ke muka bumi, atau ketika masih dalam buaian dan saat-saat masih bermain dengan ceria menikmati masa kecil. Ketika hari itu datang, manusia pun kembali mengangkat jemarinya, untuk menghitung kembali tahun-tahun yang telah dilaluinya di dunia. Ya, hari itu disebut dengan hari ulang tahun.

Nah sekarang, pertanyaan yang hendak kita cari tahu jawabannya adalah: bagaimana sikap yang Islami menghadapi hari ulang tahun?

Jika hari ulang tahun dihadapi dengan melakukan perayaan, baik berupa acara pesta, atau makan besar, atau syukuran, dan semacamnya maka kita bagi dalam dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, perayaan tersebut dimaksudkan dalam rangka ibadah. Misalnya dimaksudkan sebagai ritualisasi rasa syukur, atau misalnya dengan acara tertentu yang di dalam ada doa-doa atau bacaan dzikir-dzikir tertentu. Atau juga dengan ritual seperti mandi kembang 7 rupa ataupun mandi dengan air biasa namun dengan keyakinan hal tersebut sebagai pembersih dosa-dosa yang telah lalu. Jika demikian maka perayaan ini masuk dalam pembicaraan masalah bid’ah. Karena syukur, doa, dzikir, istighfar (pembersihan dosa), adalah bentuk-bentuk ibadah dan ibadah tidak boleh dibuat-buat sendiri bentuk ritualnya karena merupakan hak paten Allah dan Rasul-Nya. Sehingga kemungkinan pertama ini merupakan bentuk yang dilarang dalam agama, karena Rasul kita Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Orang yang melakukan ritual amal ibadah yang bukan berasal dari kami, maka amalnya tersebut tertolak” [HR. Bukhari-Muslim]

Perlu diketahui juga, bahwa orang yang membuat-buat ritual ibadah baru, bukan hanya tertolak amalannya, namun ia juga mendapat dosa, karena perbuatan tersebut dicela oleh Allah. Sebagaimana hadits,

أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ

“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sesudahmu.’ “ (HR. Bukhari no. 7049)

Kemungkinan kedua, perayaan ulang tahun ini dimaksudkan tidak dalam rangka ibadah, melainkan hanya tradisi, kebiasaan, adat atau mungkin sekedar have fun. Bila demikian, sebelumnya perlu diketahui bahwa dalam Islam, hari yang dirayakan secara berulang disebut Ied, misalnya Iedul Fitri, Iedul Adha, juga hari Jumat merupakan hari Ied dalam Islam. Dan perlu diketahui juga bahwa setiap kaum memiliki Ied masing-masing. Maka Islam pun memiliki Ied sendiri. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

إن لكل قوم عيدا وهذا عيدنا

“Setiap kaum memiliki Ied, dan hari ini (Iedul Fitri) adalah Ied kita (kaum Muslimin)” [HR. Bukhari-Muslim]

Kemudian, Ied milik kaum muslimin telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya hanya ada 3 saja, yaitu Iedul Fitri, Iedul Adha, juga hari Jumat. Nah, jika kita mengadakan hari perayaan tahunan yang tidak termasuk dalam 3 macam tersebut, maka Ied milik kaum manakah yang kita rayakan tersebut? Yang pasti bukan milik kaum muslimin.
Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda,

من تشبه بقوم فهو منهم

“Orang yang meniru suatu kaum, ia seolah adalah bagian dari kaum tersebut” [HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Hibban]

Maka orang yang merayakan Ied yang selain Ied milik kaum Muslimin seolah ia bukan bagian dari kaum Muslimin. Namun hadits ini tentunya bukan berarti orang yang berbuat demikian pasti keluar dari statusnya sebagai Muslim, namun minimal mengurangi kadar keislaman pada dirinya. Karena seorang Muslim yang sejati, tentu ia akan menjauhi hal tersebut. Bahkan Allah Ta’ala menyebutkan ciri hamba Allah yang sejati (Ibaadurrahman) salah satunya,

والذين لا يشهدون الزور وإذا مروا باللغو مروا كراما

“Yaitu orang yang tidak ikut menyaksikan Az Zuur dan bila melewatinya ia berjalan dengan wibawa” [QS. Al Furqan: 72]

Rabi’ bin Anas dan Mujahid menafsirkan Az Zuur pada ayat di atas adalah perayaan milik kaum musyrikin. Sedangkan Ikrimah menafsirkan Az Zuur dengan permainan-permainan yang dilakukan adakan di masa Jahiliyah.

Jika ada yang berkata “Ada masalah apa dengan perayaan kaum musyrikin? Toh tidak berbahaya jika kita mengikutinya”. Jawabnya, seorang muslim yang yakin bahwa hanya Allah lah sesembahan yang berhak disembah, sepatutnya ia membenci setiap penyembahan kepada selain Allah dan penganutnya. Salah satu yang wajib dibenci adalah kebiasaan dan tradisi mereka, ini tercakup dalam ayat,

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya” [QS. Al Mujadalah: 22]

Kemudian Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin –rahimahullah– menjelaskan : “Panjang umur bagi seseorang tidak selalu berbuah baik, kecuali kalau dihabiskan dalam menggapai keridhaan Allah dan ketaatanNya. Sebaik-baik orang adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya. Sementara orang yang paling buruk adalah manusia yang panjang umurnya dan buruk amalannya.

Karena itulah, sebagian ulama tidak menyukai do’a agar dikaruniakan umur panjang secara mutlak. Mereka kurang setuju dengan ungkapan : “Semoga Allah memanjangkan umurmu” kecuali dengan keterangan “Dalam ketaatanNya” atau “Dalam kebaikan” atau kalimat yang serupa. Alasannya umur panjang kadang kala tidak baik bagi yang bersangkutan, karena umur yang panjang jika disertai dengan amalan yang buruk -semoga Allah menjauhkan kita darinya- hanya akan membawa keburukan baginya, serta menambah siksaan dan malapetaka” [Dinukil dari terjemah Fatawa Manarul Islam 1/43, di almanhaj.or.id]

Jika demikian, sikap yang Islami dalam menghadapi hari ulang tahun adalah: tidak mengadakan perayaan khusus, biasa-biasa saja dan berwibawa dalam menghindari perayaan semacam itu. Mensyukuri nikmat Allah berupa kesehatan, kehidupan, usia yang panjang, sepatutnya dilakukan setiap saat bukan setiap tahun. Dan tidak perlu dilakukan dengan ritual atau acara khusus, Allah Maha Mengetahui yang nampak dan yang tersembunyi di dalam dada. Demikian juga refleksi diri, mengoreksi apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan dari diri kita selayaknya menjadi renungan harian setiap muslim, bukan renungan tahunan.
Wallahu’alam.

***

Rujukan:

Artikel http://www.almanhaj.or.id/content/1584/slash/0
Artikel http://www.saaid.net/Doat/alarbi/6.htm

Penulis: Yulian Purnama

Artikel www.muslim.or.id

Sumber: http://muslim.or.id/3793-sikap-yang-islami-menghadapi-hari-ulang-tahun.html

:::::::🍃🎂🍃:::::::

Bukan Untuk Makan atau Minum Semata

🥛🍥🍀 *BUKAN UNTUK MAKAN ATAU MINUM SEMATA…*  🍀🍥🥛

FEBRUARY 26, 2017 | ADMIN

Syaikh Al-Utsaimin رحمه الله تعالى
berkata :

“Kita tidak keluar untuk hidup di dunia sebagaimana binatang
ternak hidup, makan, minum, dan tidur saja, tetapi kita keluar
ke dunia ini agar menyiapkan BEKAL untuk akhirat ”

✏ Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله تعالى




💻 Web al Ilmu
http://bbg-alilmu.com | *Menebar Cahaya Sunnah*


═════ ❁✿❁ ══════

Hukum Memakai Gelang Kaki

*JAWAB 1*

@Ukhti Hidayah

BOlehkah qta memakai gelang kaki sedang yg melihat hanya suami dn ank2 qta drmh sedang qta kluar tertutup kaos kaki.... syukron

🔻

🍃 *Memakai Gelang Kaki*


Wa’alaikumussalam

Allah berfirman,

وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ

“…janganlah para wanita itu menghentak-hentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.” (QS. An-Nur: 31)

Ath-Thabari membawakan riwayat dari al-Mu’tamir, dari ayahnya, bahwa Hadzrami berpendapat, ada seorang wanita yang membuat gelang kaki dari perak dan diberi gemercing. Ketika melewati sekelompok laki-laki, dia menggerakkan kakinya dan muncullah suara gemercing. Kemudian Allah menurunkan ayat ini (Tafsir ath-Thabari, 19:164).

Ayat ini menunjukkan bahwa perhiasan gelang kaki semacam itu sudah ada di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan dikenakan oleh wanita. Allah tidak melarang untuk menggunakan gelang kaki itu, namun Allah melarang membunyikan gelang kaki itu di hadapan lelaki yang bukan mahram, sehingga menjadi sumber firnah bagi lelaki lain.

Dalam Fatwa Muslimah dinyatakan,

يجوز للمرأة  لِبْسُ الخُلْخَالِ في السَّاق للجَمَالِ ، لكن لا تُحَرّكُهُ أمام الأجانِبِ لتُظْهِر ذلك لهم

Dibolehkan bagi wanita untuk memakai gelang kaki di betis untuk kecantikan. Namun tidak boleh digerakkan di depan lelaki yang bukan mahram, untuk menampakkan suara itu di hadapan mereka (Fatawa al-Mar’ah al-Muslimah, 1:469).

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸



Read more https://konsultasisyariah.com/15708-hukum-memakai-gelang-kaki.html

Sudahkah Bertaubat Hari Ini ?

🌏 *SUDAHKAH BERTAUBAT HARI INI....* 🌤

✍ Saudaraku.... Siapa yg tidak berdosa dan melakukan perbuatan dosa diantara kita?... Manusia KHOTTO.. Yg artinya byk dosa atau byk melakukan dosa....

✍ Dosa bila dibiarkan akan membawa malapetaka bagi kita di dunia dan akhirat...Namun seorang hamba tidak boleh putus asa,  Krn Allah Robbul Alamiin Maha Pengampun dan Penyayang...dan Dia berjanji mengampuni semua yg bertaubat kpd Nya...

👍 *INILAH KABAR GEMBIRA DARINYA...*

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ (54)

_“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).”_(QS. Az Zumar: 53-54).

✅ *INILAH KESEHARIAN KEKASIH ALLAH...*

يَآايُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ فَإِنِّي أَتُوْبُ فِي الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ.
_”Hai sekalian manusia! Taubatlah kalian kepada Allah dan mintalah ampun kepadaNya, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali”_[HR. Muslim]

3⃣ *SYARAT TAUBAT...*

👉  *AN-NADAM* (Bersedih atas perbuatan dosa yg pernah di lakukan)

👉  *AL-IQLA* (Mencopot semua perbuatan dosa yg pernah di lakukan)

👉  *AL-AZM* (Bertekad kuat tidak akan kembali melakukan perbuatan dosa tsb)

🔥 Bila dosanya berkaitan dgn hak adami,  Maka wajib di lengkapi syarat ke 4⃣ yaitu meinta halal dan menunaikan haknya.

✍ Semoga Allah menundukan hati kita utk senantiasa bertaubat dan kembali ke jalan Allah... Sehingga kita kembali kpd Nya dlm keadaan bersih

🌾Semoga Manfaat... Abu Ismail... Ma'had Riyadhusshalihiin,  Pandeglang.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

Pelajaran Dari Kehidupan

【 📖 】❝ PELAJARAN DARI KEHIDUPAN… ° ❞ :::

Ketika sukses, teman-teman akan tahu siapakah Anda.

Tapi, ketika gagal, Anda akan tahu siapakah teman-teman yang sebenarnya.

Ketahuilah hakekat ini, agar Anda tidak kaget dan kecewa.. agar Anda siap menghadapinya dan memakluminya.

Jangan terlena dengan kesuksesan, sebaliknya jangan putus asa dengan kegagalan, karena kita adalah umat pertengahan.. maka hadapilah semuanya dengan proporsional dan sewajarnya.

Hal ini telah lama disiratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya:

“Cintailah orang yang kau cintai dengan sewajarnya, karena bisa jadi suatu hari dia akan menjadi orang yang kau benci.

Dan bencilah orang yg kau benci dengan sewajarnya, karena bisa jadi suatu hari dia akan menjadi orang kau cintai.”
[HR. Attirmidzi:1997, disahihkan oleh Syeikh Albani]

✍ : Ust. Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى

‎‎::: *طالب العلم اخوات* 【 📖 】
*BBG*    ┃ _7D687B41_‎
*WAG* 💬┃ _082123434241_
*FB*            ┃www.facebook.com/thallabulilmiakhwat